blogger Indonesia

Bloggers - Meet Millions of Bloggers

Bagaimanakah Pendapat Anda Tentang Pendidikan di indonesia


  1. Bagaimanakah pendapat Anda tentang pendidikan di Indonesia, apakah telah mencapai tujuan yang telah ditetapkan/diharapkan ?
Jelaskan visi, misi, dan Undang-undang pendidikan , tujuan sekolah dan contohnya!
  1. Bagaimanakah sejarah pendidikan di Indonesia, apakah pendidikan sesuai dengan karakter dan budaya Indonesia? Jelaskan!
  2. Bagaimanakah pengaruh timbale balik antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam pendidikan? Jelaskan dan beri contoh ( khususnya tujuan pendidikan )!
a. Bagaimana peranan keluarga dan masyarakat dalam dunia pendidikan, beri contoh!
  1. Bagaimana pendapat Anda tentang system pendidikan di Indonesia, apakah menghasilkan keluaran manusia atau individu yang sesuai dengan tujuan pendidikan? Jelaskan dan beri contoh!
  2. Bagaimana hubungan tentang unsure-unsur pendidikan ? Jelaskan dan beri contoh!
  1. Pendapat saya tentang pendidikan di Indonesia, belum tercapai sesuai tujuan yang diharapkan dan diprogramkan pemerintah, dikarenakan sistem pendidikan kita sering berubah-ubah. Suatu sistem dapat dikatakan berhasil apabila sudah tuntas. Tapi kenyataan yang terjadi, setiap kali terjadi pergantian presiden dan menteri, maka berubah pula kebijakan tentang pendidikan.
    1. Visi pendidikan nasional
Terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai, demokratis, berahlak, berkeahlian, berdayasaing, maju sejahtera dalam Negara kesatuan Republik Indonesia, yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat, mandiri, beriman, bertaqwa, berahlak mulia, cinta tanah air, berdasarkan hukum dan lingkungan, menguasai ilmu dan teknologi, memiliki etos kerja yang tinggi serta disiplin.
    1. Misi pendidikan nasional
1) Mewujudkan sistem dan iklim pendidikan nasional yang demokratis dan berkualitas, guna mewujudkan bangsa yang berahlak mulia , kreatif dan inovatif, berwawasan kebangsaan, cerdas, sehat, disiplin, bertanggung jawab, terampil serta menguasai ilmu dan teknologi.
2) Mewujudkan kehidupan sosial budaya yang berkepribadian, dinamis, kreatif, dan berdaya tahan terhadap pengaruh globalisasi.
3) Meningkatkan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, untuk mewujudkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan, dan mantapnya persaudaraan antar umat beragama yang berahlak mulia, toleran, rukun, dan damai.
4) Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang produktif, mandiri, maju, berdaya saing, berwawasan lingkungan, dan berkelanjutan dalam rangka memberdayakan masyarakat dan seluruh kekuatan ekonomi nasional, terutama pengusaha kecil, menengah, dan koperasi.
    1. Undang-undang pendidikan nasional
Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berahlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga yang demokratif dan bertanggung jawab.
    1. Tujuan sekolah
Sebagai sarana dan tempat mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang akan membuat kita mengenal, tahu, dan bisa melakukan hal-hal yang baru dengan cara yang cerdas dan efisien.
Contoh ;
* Penanaman seribu pohon
Dalam pengenalan tersebut, siswa akan tahu manfaat penanaman pohon ( untuk penghijauan yang menghasilkan oksigen ), sehingga selain menanam, siswa akan berfikir untuk memelihara dan merawat pohon tersebut.
  1. Dahulu sekolah pendidikan dasar telah diperkenalkan oleh Belanda di Indonesia. Sekolah yang tadinya hanya untuk kalangan keturunan Belanda, namun ahirnya dibuka untuk kaum bumiputra ( SR ). Perjalanan sejarah pendidikan Indonesia sudah berubah-ubah sejak jaman colonial sampai sekarang. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan bukan sekedar bergantung pada teori dan ilmu pendidikan itu saja, tetapi juga ilmu sosial budaya serta politik yang berkembang ikut berperan. Bahkan pendidikan di Indonesia sekarang ini belum sesuai dengan karakter dan budaya di Indonesia. Negara kita banyak yang meniru sistem pendidikan dari luar negeri yamg sudah berhasil sistem pendidikannya. Hal ini akan berhasil apabila semua komponen serta sarana dan prasarana yang ada sudah seperti negara di mana sistem tersebut diadopsi. Jangan memaksakan suatu sistem, sementara komponen, sarana dan prasarana belum diperbarui.
  1. Sekolah, keluarga, dan masyarakat sangat berperan penting dalam pendidikan. Pendidikan tidak hanya didapat dari sekolah, atau hanya dari keluarga ataupun dari masyarakat saja. Ketiga komponen tersebut saling menunjang dan terkait.
Contoh ;
Di sekolah peserta didik diajarkan sopan santun, tetapi di rumah orang tuanya sering bertengkar sehingga anak sering mendengar kata-kata kasar, dan juga hidup di lingkungan masyarakat yang kurang peduli, maka hasil dari pengetrapan sopan santun menjadi tidak optimal.
* Peranan keluarga dan masyarakat dalam pendidikan
1. Keluarga
a. Pendorong motivasi bagi anak sehingga anak dapat berkembang dengan baik.
b. Memiliki pribadi yang karismatik serta berahlak mulia.
2. Masyarakat
Masyarakat harus memberikan kehidupan yang damai di lingkungannya, sehingga peserta didik dapat melakukan hal-hal yang penting dan benar untuk menggali potensi dan ketrampilan.
Contoh ;
a. Keluarga
Ø Saling mengasihi, menghormati dalam keluarga
Ø Mengajarkan dan menanamkan contoh tata karma kepada semua.
Ø Memberikan fasilitas belajar di rumah.
    1. Masyarakat
Ø Masyarakat mengadakan kegiatan kerja bakti yang akan menciptakan kerukunan.
Ø Mengadakan usaha kecil-kecilan di mana siswa dapat belajar dan membantu orang tua mencari uang, dan mengerti cara memanfaatkan uang dengan tepat.
  1. Pendidikan di Indonesia dengan sistem yang berubah-ubah, belum bisa menghasilkan output ( keluaran ) yang sesuai dengan tujuan pendidikan.
Sebagai contoh ;
Siswa bersekolah di sekolah tertentu semata-mata hanya untuk mendapatkan nilai 9 di raport. Kemudian di ahir sekolah menjadi pengangguran. Atau tidak ada bedanya mendapatkan nilai 5 di raport, namun ahirnya menjadi orang yang sukses.
Oleh karena itu, kita menginginkan pemerintah lebih serius dan cerdas dalam memilih jenis sistem pendidikan. Sehingga sekolah melaksanakan tujuannya dengan benar, dan dapat menghasilkan individu yang mampu melakukan hal-hal yang baru.
  1. Unsur-unsur pendidikan
1) Peserta didik
2) Pendidik
3) Interaksi edukatif
4) Tujuan pendidikan
5) Materi pendidikan
6) Alat dan metode
7) Lingkungan pendidikan
Dari ketujuh unsur tersebut harus ada dalam pendidikan. Interaksi edukatif terjadi apabila ada peserta didik dan pendidik. Peserta didik adalah subyek didik, dan pendidik adalah orang yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan pendidikan dengan sasaran peserta didik. Pendidikan dilaksanakan untuk memperoleh tujuan apa yang ingin dicapai. Untuk mencapainya kita harus mempersiapkan materi apa yang ingin diajarkan, serta metode dan alat apa yang akan dipergunakan, untuk mencapai tujuan pendidikan yang sesuai dengan lingkungan keluaraga, sekolah, dan masyarakat.
Contoh ;
§ Materi pendidikan ; kerukunan
§ Alat dan metode ;
1. Gambar kegiatan kerja bakti
2. Metode tanya jawab / demonstrasi
§ Tujuan pendidikan ; Mengetahui manfaat kerukunan

Beri tahu teman anda tentang artikel ini :




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

click bank

Amazon Blog

Feeds burner

 

http://www.jhoeydhyn.blogspot.com | |